Senin, 31 Oktober 2016

Tentang SDM dan Tentang Tanggung jawab Sosial



Mata Kuliah : Pengantar Bisnis Informatika
Npm / Nama / Kelas : 53413605/ Fyo Chintya Clarissa/ 4IA23
Materi : Tentang SDM dan Tentang Tanggung jawab Sosial
Dosen : Rina Noviana
TUGAS KE 2
TENTANG SDM : Artikel Mengenai Sebuah Bisnis / Usaha Yang Melakukan Perencanaan Dan Perekrutan Tenaga Kerja.


Sebelum kita membahas tentang SDM untuk perekrutan tenaga kerja, ada baiknya kita harus mengetahui tentang bisnis / usaha, Rekruitmen dan SDM.
  • banyak orang bilang, SDM adalah 
Sumber Daya Manusia . Maksudnya ? SDM adalah salah satu faktor yang sangat penting bahkan tidak dapat dilepaskan dari sebuah organisasi, baik institusi maupun perusahaan. 
  • Bisnis / Usaha Adalah   
suatu lapangan pekerjaan yang membutuhkan tenaga kerja serta keunggulan tiap-tiap karyawan yang akan bersaing dengan sesama nya dan menghasilkan uang. atau formalnya adalah usaha menjual barang atau jasa yang dilakukan oleh perorangan, sekelompok orang atau organisasi kepada konsumen (masyarakat) dengan tujuan utamanya adalah memperoleh keuntungan/laba (profit). Pada dasarnya, kita melakukan bisnis adalah untuk memperoleh laba atau keuntungan
  • Apa itu Rekruitment ????
Rekrutmen adalah serangkaian aktivitas mencari dan memikat pelamar kerja dengan motivasi keahlian dan pengetahuan yang di perlukan guna menutupi kekurangan yang diidentifikasi dalam perencanaan kepegaawaian. Salah satu kunci utama dalam menciptakan SDM yang professional terletak pada proses rekruitmen,seleksi, training dan development calon tenaga kerja. Dalam ogganisasi rekrutmen ini menjadi salah satu proses yang penting dalam menentukan baik tidaknya pelamar yang akan melamar pada oganisasi tersebut. 
Langkah-langkah Perancangan SDM

Agar sebuah perusahaan memiliki perancangan SDM yang baik dan sesuai dengan yang diharapkan, maka dibutuhkkan langkah-langkah yang tepat. Langkah-langkah yang harus dilakukan dalam perancangan adalah sebagai berikut :

      1.Representasi dan refleksi dari rencana strategi perusahaan
      2.Analisa dan kualifikasi tugas yang akan diemban oleh tenaga kerja
      3.Analisa ketersediaan tenaga kerja
      4.Melakukan tindakan inisiatif
      5.Evaluasi dan modifikasi tindakan

Salah satu hal penting yang merupakan manfaat perencanaan tenaga kerja, bahwa dengan itu dapat dimungkinkan tenaga kerja yan ada dimanfaatkan secara lebih baik, setidak-tidaknya ada pedoman yang dapat digunakan dalam penggunaan tenaga kerja yang ada secara lebih efisien dan lebih efektif. Dengan adanya perencanaan tenaga kerja, maka usaha pertama yang harus dilakukan adalah mengadakan inventarisasi tenaga kerja dalam hal-hal sebagai berikut:
  • Jumlah tenaga kerja yang ada
  • Kualifikasi masing-masing tenaga kerja
  • Lama dinas masing-masing tenaga kerja
  • Kemampuan, pengetahuan dan pendidikan masing-masing tenaga kerja
  • Potensi bakat masing-masing tenaga kerja
  • Minat atau perhartian tenaga kerja.

      PEREKRUTAN
Perekrutan dalah upaya perusahaan untuk mendapatkan tenaga kerja yang diperlukan sesuai dengan kualifikasi yang telah ditetapkan dalam perencanaan tenaga kerja. Rekrutmen sendiri terbagi atas dua bagian, yaitu :    
1.      Rekrutmen Internal, proses untuk mendapatkan tenaga kerja atau SDM yang dibutuhkan dengan mempertimbangkan tenaga kerja yang sudah ada atau yang sudah dimiliki oleh perusahaan .
2.      Rekrutmen Eksternal, perusahaan mendapatkan tenaga kerja atau SDM yang akan ditempatkan pada suatu jabatan tertentu dengan memperolehnya dari luar  perusahaan, atau seringkali dinamakan sebagai outsourcing   Pada penyeleksian tenaga kerja, ada tiga tahapan yang perlu diperhatikan setiap perusahaan ataupun wirausaha yang ingin memperkerjakan tenaga baru sehingga kriteria yang diinginkan terpenuhi. Tiga tahapan tersebut adalah :

o   Seleksi administrasi, dimana pada tahap ini perusahaan akan menyeleksi dari CV, apakah pelamar memenuhi syarat dari segi pendidikan, jurusan, jenjang, jenis kelamin, dan batas usia yang dicari oleh perusahaan atau wirausaha.
o   Seleksi kualifikasi, merupakan penyeleksian yang biasanya dilakukan dengan cara mengadakan tes pengetahuan umum ataupun psikologi pada pelamar
o   Seleksi sikap dan perilaku, merupakan penyeleksian yang terakhir dimana pada tahap ini hanya interview atau wawancara kepada pelamar yang sudah lulus untuk tahap 1 dan 2. Biasanya seleksi ini dilakukan langsung oleh bagian HRD perusahaan tersebut. Melalui seleksi ini, HRD dapat menilai langsung sikap dan perilaku calon pegawai dari setiap jawaban yang mereka berikan. 

Tujuan Rekrutmen, antara lain:
1.               Untuk memikat sekumpulan besar pelamar kerja sehingga organisasi akan mempunyai kesempatan yang lebih besar untuk melakukan pemilihan terhadap calon-calon pekerja yang dianggap memenuhi standar kualifikasi organisasi.
2.               Tujuan pasca pengangkatan (post-hiring goals) adalah penghasilan karyawan-karyawan yang merupakan pelaksana-pelaksana yang baik dan akan tetap bersama dengan perusahaan sampai jangka waktu yang masuk akal.
3.               Upaya-upaya perekrutan hendaknya mempunyai efek luberan (spillover effects) yakni citra umum organisasi haruslah menanjak, dan bahkan pelamar-pelamar yang gagal haruslah mempunyai kesan-kesan positif terhadap perusahaan.
Sumber :
  • http://rachayumeilia.blogspot.co.id/2014/10/sumber-daya-manusia-sdm-mengenai_19.html
  • https://id.wikipedia.org/wiki/Bisnis
  • http://mohammadmahareza.blogspot.co.id/2014/10/sumber-daya-alam-perencanaan-dan.html
  • https://id.wikipedia.org/wiki/Sumber_daya_manusia
  • http://nawafkholid.blogspot.co.id/2014/10/artikel-mengenai-wirausaha-perencanaan.html 

 TENTANG TANGGUNG JAWAB SOSIAL : Menentukan Sebuah Bisnis / Usaha Dari Perusahaan Besar / Kecil Dalam Menjalankan Tanggung Jawab Sosial Terhadap Konsumen Dan Lingkungan Di Sekitar Tempat Usaha 



Tanggung Jawab social atau Corporate Social Responsibility adalah suatu konsep bahwa organisasi, khususnya (namun bukan hanya) perusahaan adalah memiliki suatu tanggung jawab terhadap konsumen, karyawan, pemegang saham, komunitas dan lingkungan dalam segala aspek operasional perusahaan.Pengertian CSR sangat beragam. Intinya, CSR adalah operasi bisnis yang berkomitmen tidak hanya untuk meningkatkan keuntungan perusahaan secara finansial, tetapi untuk pembangunan sosial-ekonomi kawasan secara holistik, melembaga, dan berkelanjutan. Beberapa nama lain yang memiliki kemiripan dan bahkan sering diidentikkan dengan CSR adalah corporate giving, corporate philanthropy, corporate community relations, dan community development. Ditinjau dari motivasinya, keempat nama itu bisa dimaknai sebagai dimensi atau pendekatan CSR. Jika corporate giving bermotif amal atau charity, corporate philanthropy bermotif kemanusiaan dan corporate community relations bernapaskan tebar pesona, community development lebih bernuansa pemberdayaan. sebagai contohnya air limbah. Disini kita diharapkan dapat membuat masyarakat tidak merasa terganggu dengan limbah dari produksi yang kita buat. Selain itu kita juga dituntut untuk menyediakan tempat pembuangan limbah yang layak. Seperti yang kita ketahui limbah dari sebuah produksi terdiri atas 2 yaitu limbah yang berbahaya dan limbah yang tidak berbahaya. Disini apabila terdapat limbah yang tidak berbahaya kita diusahakan untuk membuang limbah itu ke tempat yang aman / tempat yang dapat membuat limbah ini hilang seperti Air(pembuangan limbah ke laut, kali dan sebagainya). Sebaliknya apabila terdapat limbah yang  berbahaya maka dita dituntut untuk mendaur ulang lagi limbah itu agar limbah itu tidak membahayakan lingkungan sekitar tempat produksi. Dalam tanggung jawab terhadap lingkungan ini seperti: meminimalkan dampak polusi yaitu polisi udara akibat proses produksi yang dihasilkan, CO2 yang dikeluarkan, dan pemanasan global. Polusi tanah seperti akibat limbah padat maupun cair akibat hasil produksi, serta memanfaatkan produk daur ulang. Berikut contoh tanggung jawab perusahaan terhadap lingkungan :
  1. Membuang limbah pada tempat yang seharusnya.
  2. Meminimalisir limbah perusahaan yang dapat mencemari lingkungan sekitar.
  3. Kebersihan peralatan yang dipakai dan tidak merugikan masyarakat disekitar perusahaan.
  4. Mendaur ulang limbahMemperdayakan masyarakat sekitar untuk mengurangi kesenjangan sosial antara perusahaan dan masyarakat.
Kepedulian kepada masyarakat sekitar / relasi komunitas dapat diartikan sangat luas, namun secara singkat dapat dimengerti sebagai peningkatan partisipasi dan posisi organisasi di dalam sebuah komunitas melalui berbagai upaya kemaslahatan bersama bagi organisasi dan komunitas. CSR adalah bukan hanya sekedar kegiatan amal, di mana CSR mengharuskan suatu perusahaan dalam pengambilan keputusannya agar dengan sungguh - sungguh memperhitungkan akibat terhadap seluruh pemangku kepentingan (stakeholder) perusahaan, termasuk lingkungan hidup. Hal ini mengharuskan perusahaan untuk membuat keseimbangan antara kepentingan beragam pemangku kepentingan eksternal dengan kepentingan pemegang saham, yang merupakan salah satu pemangku kepentingan internal.

Sumber :
  • http://mdr-manajemen.blogspot.co.id/2013/10/tanggung-jawab-sosial.html
  • http://calistafredlina.blogspot.co.id/2014/03/tugas-etika-bisnis.html
  • http://grafityindonesia.wordpress.com/2012/11/12/tanggung-jawab-sosialterhadapn-lingkungan-masyarakat-di-sekitar-tempat-usaha/
  • http://tanpatekanan.blogspot.com/2012/11/tanggung-jawab-sosial-terhadap-konsumen.html
  • http://www.academia.edu/4044365/Contoh_kasus_tanggung_jawab_perusahaan 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar